Perbedaan Visa dan MasterCard

visa-mastercard

Pernahkan Anda perhatikan logo pada kartu kredit? Apa logonya?

Ya, kebanyakan kartu kredit yang dimiliki masyarakat Indonesia berlogo VISA atau MasterCard. Bahkan tidak jarang 1 orang memiliki 2 kartu, masing-masing berogo VISa dan MasterCard.

Lantas apa perbedaan dari kedua kartu tersebut?

Jawabannya mudah, liat aja logonya, udah beda kan? xixixi…..itu mah jawaban koplak. Apa sih sebenarnya perbedaan kedua kartu tersebut.

Bagi Anda pemegang kartu kredit pasti sudah tidak asing lagi dengan logo VISA atau MasterCard yang tertera di kartu Anda. VISA dan MasterCard adalah institusi penerbit kartu kredit di dunia. Kedua perusahaan inilah yang menalangi pembayaran dari transaksi-transaksi kartu kredit di dunia. Kedua jenis kartu kredit ini memiliki jaringan tersendiri dan bisa gunakan secara luas di seluruh dunia.

Ada beberapa pilihan ketika kita hendak membuat kartu kredit.Tetapi umumnya pilihan-pilihan tersebut hanya dibagi menjadi 2 jenis kartu saja, VISA dan MASTERCARD.

Mana yang lebih bagus? Mana yang lebih menguntungkan?

Di beberapa websites sudah banyak dibahas mengenai hal ini. Rata-rata mereka menyimpulkan bahwa kedua kartu tersebut sama saja. Fasilitas, layanan dan kemudahan yang ditawarkan tidak jauh berbeda. Masing-masing menawarkan biaya dan kemudahan yang juga mirip-mirip saja..

VISA dan MasterCard adalah 2 produk yang dikeluarkan oleh 2 perusahaan kompetitor. Tapi seiring dengan perkembangan bisnis, mereka mengadakan kerja sama atas nama “Perusahaan Gabungan”, yaitu EMV (Europay-Mastercard-Visa). EMV merupakan perusahaan yang mengurusi standarisasi 3 jenis kartu tersebut. dan bahkan merelease kernel yang digunakan untuk kepentingan bisnis yang melibatkan kartu tersebut (untuk versi kartu yang smartcard).

Certified/verified by VISA, artinya EDC (Electronic Data Circuit , tempat gesek kartu) + software yang terdapat didalam kartu tersebut sudah memenuhi standart EMV bagian VISA.

Ada sertifikasi lain, Mastercard , dan europay sendiri juga punya standarisasi tertentu supaya sebuah perusahaan boleh menyatakan certified / verified by EMV (atau salah satu dari Europay, MasterCard, VISA) dan juga telah menggunakan kernel yang di approve oleh EMV.

Kenapa ada kata verifed ? bagaimana kalau tidak ada kata verified ?

Kalau tidak ada kata Verified, transaksi tetap bisa dilakukan. Tapi bila terjadi klaim atas kesalahan , maka EMV tidak bertanggung jawab atas transaksi yang dilakukan (tidak ada refund, reversal, ataupun void).

Perbedaan VISA dan MasterCard 

Dari segi kegunaan keduanya tidak memiliki perbedaan, meskipun begitu tidak ada salahnya Anda mengenal kedua jenis kartu ini.

• Perusahaan Penerbit Kartu

Kartu MasterCard dikeluarkan oleh MasterCard International yang bermarkas di New York, Amerika Serikat.

VISA sendiri merupakan kependekan dari Visa International Service Association. Kartu jenis VISA dikeluarkan oleh VISA International yang bermarkas di California, Amerika Serikat.

• Tempat penggunaan

Sebelumnya, kartu VISA hanya bisa digunakan di toko/merchant berlogo VISA, dan sebaliknya MasterCard hanya bisa digunakan di toko/merchant berlogo MasterCard. Namun kini sebagian besar EDC (Electronic Data Circuit, alat gesek kartu kredit) yang ada di pusat perbelanjaan telah bisa digunakan untuk keduanya.

• Negara

Jika hanya untuk penggunaan dalam negeri maka keduanya tidak memiliki perbedaan. Namun bila Anda suka berpergian ke luar negeri, maka untuk penggunaan di luar negeri, MasterCard lebih banyak digunakan di daerah Eropa dan Amerika. Sedangkan VISA lebih popouler di daerah Asia.

• Limit dan tagihan kartu

Tidak ada ada perbedaan untuk limit type kartu (Silver/Gold/Platinum) dan waktu tagihan kartu. Semua itu bergantung pada kebijakan masing-masing bank tempat Anda mengajukan kartu kredit.

Penulis mencoba akan membandingkan kedua kartu tersebut dari kacamata yang berbeda berdasarkan data-data yang diperoleh. Tidak up to date sieh, tp semoga bisa mewakili.

Perhatikan tabel dibawah ini:

MASTERCARD VISA
Berdiri 1966 1970
Kantor pusat New York California
Area Layanan Seluruh Dunia Seluruh Dunia
Leader Ricard N Haythornthwaite (Chairman)
Ajay Banga (CEO)
Joseph Saunders (Chairman&CEO)
John Partridge (President)
Byron Pollitt (CFO)
Produk Sistem Pembayaran Sistem Pembayaran
Jumlah Omset USD 5,10 billion (2009) USD 6,91 billion (2009)
Jumlah Aset USD 7,47 billion (2009) USD 32,3 billion (2009)
Jumlah karyawan 5000 (2009) 5700 (2009)
Website http://www.mastercard.com http://www.visa.com

Naah sekarang, bagi anda yang berniat untuk memiliki Kartu Kredit pasti sudah punya gambaran dan bisa menentukan pilihan kartu mana yang akan di pilih.

Pilihlah Limit kartu kredit secara bijak sesuai kebutuhan anda apakah itu silver/gold/platinum. Gunakan kartu kredit dengan bijaksana karena kartu kredit hanya berfungsi untuk memberikan kemudahan proses pembayaran belanja anda dan bukan menggratiskan belanja anda.

~Salam~

http://www.plurk.com/TSutisno/invite

38 thoughts on “Perbedaan Visa dan MasterCard

  1. terima kasih atas pencerahannya bro…
    jadi tahu ternyata EMV itu dari Europay, Mastercard, dan Visa :) hehehe…
    cukup simple penjelasannya tapi sgt berisi

  2. Saya akhirnya tau apa perbedaan nya. Singkat, padat, jelas, terimakasih ya informasi nya sangat membantu jadi tau mau milih yang mana.. ^_^

    • oke..anytime…
      yang terpenting sesuaikan jenis kartu, sesuaikan limit dan usahakan selalu terlunasi pada tiap bulan tagihan agar tidak menjadi beban karna bunganya yang relatif tinggi :-)

  3. saya mau tanya, sebelumnya saya masih belum tau banyak tentang visa atau mastercard. jadi mohon maaf kalo saya bertanya agak aneh. saya ingin melakukan membeli online dan penjual berada diluar negri, di website tertera pembayaran via visa atau mastercard. nah saya bingung bagaimana cara membayarnya? apa seperti membayar biasa antar daerah saja? biasanya kalau saya akan melalukan transaksi msh di indonesia,sy akan ke bank dan langsung membayar ke teller. apa cara seperti itu bisa untuk pembayaran international? terima kasih

    • selamat pagi..
      sebelumnya mohon maaf baru bisa respon hari ini, karena masa libur idul fitri banyak aktifitas pribadi yang bersifat offline.
      oke, terkait pertanyaan diatas..sama halnya kita membeli online pada toko-toko dalam negeri yg menggunakan kartu kredit.
      perbedaannya hanya kalau toko dlm negeri, pihak penerbit kartu kredit membayar ke penjual dengan IDR (InDonesian Rupiah) dan tagihan ke pembeli(pemilik Kartu Kredit) dalam IDR. sedangkan kalau penjual di luar negeri maka pihak penerbit kartu kredit membayar ke penjual dengan USD (US Dolar) atau mata uang luar lainnya, dan tagihan ke pembeli (pemilik Kartu Kredit) dalam IDR.
      adapun proses pembayarannya kurang lebih sbb :
      1. setelah semua form pembelian diisi data pembeli (nama pembeli, alamat, nama barang, harga, jumlah, dll)
      2. akan muncul halaman pembayaran yang memuat pilihan kertu kredit Visa atau Mastercard.
      3. klik salah satu sesuai jenis kartu kredit yang dimiliki (visa atau mastercard).
      4. setelah itu muncul kolom-kolom yang harus diisi berupa nomer kartu kredit, nama pemegang kartu kredit, bulan dan tahun masa berlaku kartu kredit.
      5. terakhir akan diminta adalah CSC (Card Security Code)atau CVN (Card Verification Number), berupa 3 atau 4 nomer yang ada di depan atau belakang kartu kredit.
      Penjelasan CSC atau CVN :
      – Penerbit kartu visa menyebutnya CVV2
      – Penerbit Kartu MasterCard menyebutnya CVC2
      – Diners Club Menyebutnya CVV2
      – American Express menyebutnya CIN (Card Identification Number)
      biasanya CVV2 / CVC22 berupa 3 angka yang ada di bagian belakang kartu, terletak di jajaran paling kanan dari deret angka yang ada.
      kalau CIN biasanya berupa 4 angka yang ada di depan kartu, terletak pada bagian paling kanan agak ke atas dari deret angka nomer kartu kredit.
      tinggal masukan CSC tersebut pada kolom yang di sediakan pada form yang tampil, trus loading proses verifikasi (tunggu aj paling sekitar 1-3 menit). dan selesai. barang sukses terbeli dan terbayar, tinggal nunggu resi pembelian dan pengiriman barang dan nunggu barang sampai ke tangan kita.
      catatan :
      1. jangan lupa nanti tagihan kartu kreditnya di bayar lunas bulan depannya agar tidak memberatkan karna bunga keterlambatan bayar relatif besar.
      2. cek di google tentang penjualnya, terpercaya atau tidak biasanya ada saja ulasannya di google, pintar-pintar memilih penjual agar tidak terkena penipuan.
      sekian..

      salam dan selamat mencoba

    • adapun kalau ternyata sdr Sunni tidak memiliki kartu kredit, pembelian tersebut masih bisa dilakukan dengan cara :
      1. pinjam kartu kredit saudara, teman, kerabat atau siapapun yg bersedia, kemudian bayar ke pemilik kartu kredit sesuai jumlah pembelian (dalam kurs USD) atau sesuai kesepakatan.
      2. tanya ke penjual yang ada di luar negeri tersebut, apakah bisa melayani pembayaran melalui transfer bank atau tidak.
      kalau bisa ya tinggal ke teller bank dalam negeri, bilang mau transfer ke rekening penjual dalam USD. nti teller menghitungkan biaya yang harus kita setorkan ke bank.
      demikian semoga bisa sedikit menjelaskan pertanyaan yang ada.

      -salam-

    • sebelumnya terima kasih sudah mampir ke blog saya, dan maaf saya baru bisa respon hari ini soalnya kebetulan banyak aktifitas diluar kota dan sinyal lemah banget.
      terkait pertanyaan sdr. Tono, untuk cek tagihan via telf sangat bisa dilakukan, no telf yang bisa di hubungi ada di belakang kartu kredit..misalnya kartu kredit yang di keluarkan oleh BNI bisa telf ke 500046 atau 68888.
      tiap bank penerbit kartu kredit berbeda2 dalam hal nomer layanan.
      dan untuk mendukung gerakan pemerintah dalam hal penghijauan, beberapa penerbit kartu kredit sudah melayani cek tagihan dan pengiriman berkas tagihan via email. untuk merubah semua fasilitas yang ada, bisa anda hubungi melalui nomer yang tertera di belakang kartu kredit yang dimiliki.

      Terima Kasih

      salam

    • Terima Kasih Sudah Mampir ke Blog Saya..
      mohon maaf bisa diperjelas biaya apa yang dimaxudkan..?
      saya akan coba menjawab terkait biaya kepemilikan kartu, Untuk Biaya-Biaya yang timbul biasanya kisaran 250.000-360.000 per tahun,
      tergantung dari jenis kartunya (Silver, Gold,Platinum) yang biasa ditagihkan dibulan pertama anda menggunakan kartu kredit atau di awal bulan ke 13 pemakaian kartu kredit, tergantung kebijakan penerbit kartu kreditnya.
      ada juga beberapa instansi yang bekerjasama dengan bank penerbit dimana pegawai instansi/perusahaan tersebut dibebaskan biaya tahunan selama masih berstatus pegawai instansi/perusahaan yang bekerjasama dengan pihak bank..

      Adapun biaya-biaya lain yang mungkin timbul:
      – Biaya Materai : 3000 – 6000 tergantung besaran nilai total tagihan pemakaian per bulan
      – Biaya Keterlambatan : 3% dari nilai total tagihan pemakaian per bulan
      – Biaya Kelebihan Pemakaian : 5% dari batas maximum pemakaian
      – Biaya Tarik Tunai : berkisar antara 3% – 6% dari jumlah uang yang ditarik di ATM/Tunai
      – Biaya Konversi Mata Uang Asing : Biaya ini dikenal sebagai biaya transaksi asing atau biaya konversi mata uang setiap pembelian yang Anda lakukan di luar negeri atau ketika melakukan belanja online dari situs asing. besarannya variatif.
      – Biaya Mendapatkan Salinan Tagihan : berkisar antara Rp 5000 – Rp 30.000 untuk tagihan bulanan.
      – Biaya Pembatalan Cicilan : biaya yang timbul apabila kita melunasi ciclan sebelum waktunya . misal perjanjian cicilan 12 bulan, tp sebelum bulan ke 12 kita mau melunasi sekaligus. Besar biaya ini berbeda untuk masing-masing penerbit kartu. Berkisar antar Rp 200 ribu – Rp 250 ribu.
      – Biaya Pengembalian Cek/Giro : Dikenakan bila Anda membayar tagihan kartu kredit dengan cek/giro yang harus diproses melalui kliring dan ternyata kemudian cek/giro tersebut dikembalikan oleh Bank tertarik dengan alasan apapun. Umumnya, biaya berkisar Rp 25 ribu.
      – Biaya Penggantian Kartu : Biaya ini dikenakan atas setiap penerbitan kartu baru sebagai pengganti kartu sebelumnya yang hilang atau rusak dan telah dilaporkan sesuai prosedur pelaporan kehilangan atau kerusakan kartu. besarnya variatif.

      NOTE : Bijak lah dalam menggunakan kartu kredit, ajukan limit kartu sesuai kemampuan keuangan anda, dan biasakan membayar lunas tagihan yang ada sebelum jatuh tempo. patuhi semua ketetuan yang ada pada kartu kredit tersebut. karena menurut versi saya kartu kredit sangatlah membantu.

      Share pegalaman saya:
      Misal saya belanja peride tanggal 6 Januari 2015 – 5 Februari 2015, total tagihan 1.000.000.
      Berkas tagihan di cetak tanggal 5 februari 2015, total 1.006.000 (6000 bea materai)
      Berkas tagihan dikirim via pos/email, dan batas akhir pelunasan sampai 25 Februari 2015 (Sesuai Kesepakatan saat daftar pemilikan kartu kredit).
      jadi ada keleluasaan jangka waktu bayar dan kesempatan bagi saya untuk mengatur skala prioritas yang lain.

      Demikian semoga bisa membantu dan bermanfaat

      Salam

    • Selamat Sore,
      Terima kasih sudah mampir ke blog saya..

      wadduuhh pertanyaanya luas banget yaa..mohon lebih spesifik penggunaan yang bagaimana yang dimaksudkan.

      tapi saya coba menjawab, mohon ditanya ulang dengan lebih rinci kalau jawaban saya melenceng dari maksud pertanyaan agan/wati
      Penggunaan Visa / Mastercard :
      1. Manual/OffLine
      Artinya untuk belanja fisik atau pembayaran apapun termasuk tagihan rumah sakit/apotik, pemilik kartu kredit belanja di toko manapun yang menerima pembayaran kartu kredit tersebut, gesek kartunya di mesin EDC yang ada di kasir, kasir mengkonfirmasi jumlahnya kepada anda, kasir mencetak struk belanja, anda tanda tangani struk tersebut….selesai.
      di akhir periode bulanan, akan datang tagihan bulanan via pos/email kepada anda, cek semua tagihan tersebut apakah memang sesuai, kalau sudah sesuai tinggal dilunasi di atm terdekat sebelum tanggal jatuh tempo yang disepakati saat mendaftar kepemilikan kertu kredit.

      2. Online
      Anda belanja online (membeli barang, beli tiket, belanja diluar negeri, dll yang online).
      anggap lah anda belanja di E*ay.com atau tiket pesawat di Li*nair.co.id, setelah selesai memilih apa yang akan dibeli, masuk ke form pendaftaran web
      tersebut, pilih pembayaran kartu kredit, isi form yang diminta, nanti akan ada permintaan angka kode CVV/CVC, jangan bingung CVC/CVV atau Card Verification Code/Value Adalah tiga digit angka terakhir yang terdapat pada bagian belakang kartu kredit.
      tunggu beberapa saat, kalau toko online sudah verified mastercard/visa maka akan ada kolom permintaan kode unik berupa 4-6 angka, angka kode unik tersebut akan dikirimkan oleh pihak mastercard/visa ke hp anda(yang terdaftar) melalui sms. masukkan angka tersebut ke kolom website yang diminta (harap segera memasukkan karena hanya disediakan waktu 5-10 menit saja)..kalau tidak mengisi maka transaksi dianggap batal. disinilah kunci keamanan transaksi online menggunakan kartu kredit. setelah itu transaksi selesai.
      Anda tinggal menungu di akhir periode bulanan, akan datang tagihan bulanan via pos/email kepada anda, cek semua tagihan tersebut apakah memang sesuai, kalau sudah sesuai tinggal dilunasi di atm terdekat sebelum tanggal jatuh tempo yang disepakati saat mendaftar kepemilikan kertu kredit.

      Demikian, semoga bisa menjawab apa yang jadi pertanyaan.

      Terima Kasih,
      ~Salam~

  4. terimakasih mas.. pembahasannya sangat membantu sekali..
    tapi untuk toko2 di indonesia lebih banyak bekerja sama dengan visa atau mastercard yah?

    dan saya baru mau mengajukan aplikasi cc tetapi saya tidak ada telpon rumah.. itu solusinya gimana yah?
    apa saya masih tetap bisa mendaftar?

    • Terima Kasih sudah mampir ke blog saya,
      untuk toko-toko di indonesia lebih banyak bekerjasama dengan visa/mastercard ?
      sejujurnya saya belum pernah melakukan riset terkait hal tersebut, menurut pengalaman saya, baik mastercard ataupun visa sudah sangat familiar di kalangan toko-toko di indonesia.
      jadi kalau di ranking banyak mana, saya rasa sama banyaknya..

      mungkin pertanyaan yang mendasar adalah bank mana selaku penerbit kartu kredit yang banyak di terima di indonesia, itu pun masing-masing bank sudah sangat banyak bekerjasama dengan toko-toko di indonesia.
      pengalaman saya, misal belanja di toko yang hanya menyediakan BRI mastercard, sementara saya hanya memiliki BNI mastercard..pun masih bisa digunakan dengan sedikit biaya administrasi tambahan, kalau tidak salah ga sampai 1% dari total belanja.

      naaah kalau masalah telephone rumah, memang harus punya untuk kontrol dr pihak kartu kredit. kalau misal tidak punya pinjam nomer rumah saudara, teman, kerabat, dsb..kalau misal tidak ada juga ada baiknya berterus terang ke CS pendaftaran kartu kredit, biasanya bisa dikomunikasikan karena mereka juga kejar target harus memperoleh sekian nasabah baru untuk kartu kreditnya..biasanya kalau untuk limit 10-20 jt bisa tanpa nomer telephone rumah..
      demikian sedikit penjelasan saya, semoga dapat membantu..

      salam

      • Terimakasih mas buat tanggapannya..

        Saya sudah mulai paham sekarang..
        Saya takut salah pilih kartu kredit yg mau saya apply..

      • sama-sama..
        tenang aj, visa n master hampir gak ada bedanya…
        sekedar saran, karena tujuannya untuk transaksi dalam negeri jd apply cc nya dari bank dalam negeri yang besar aj…misal mand*r*, bn*, br* atau bank dalam negeri yang lain..biasanya makin besar bank semakin banyak fasilitas dan promo yang ditawarkan..

  5. terima kasih sebelumnya, informasinya sangat bermanffaat.
    Ada yg mengganjal pak, tagihan bulan lalu saya misalnya 600rb. Saya bayar 600rb juga. Pas.
    Nah dibulan depan pas saya check tagihan, ada biaya interest charge, dngan nominal sekitaran 15rban. Yg jadi pertanyaan, kok saya kena interest charges tsbt ya pak, padahal tagihan bulan lalu saya bayar sesuai angka di lembar tagihannya. sebelumnya terima kasih atas perhatiannya.

    • Selamat Pagi,
      Sebelumnya terima kasih sudah mampir di blog saya.
      Terkait Biaya Interest charges, perlu di pahami adanya tanggal jatuh tempo, yaitu batas akhir tagihan harus “Dilunasi”.
      adapun beberapa tagihan yang datang pada bulan berikutnya adalah :
      1. bea materai (Rp. 3000 atau Rp. 6000) tergantung dari besaran total nominal pembelanjaan sesuai peraturan pemerintah.
      2. interest charges : Biaya bunga, biaya yang muncul saat kita tidak melunasi 100% tagihan (hanya melunasi senilai pembayaran minimal).
      Misal tagihan 1.000.000 dan dilunasi hanya 100.000 maka akan kena interest charges sekitar 3,5% x 1.000.000
      3. biaya keterlambatan : biaya yang muncul apabila kita tidak (melunasi/membayar minimal pembayaran) sampai dengan tanggal jatuh tempo.
      Misal tagihan 1.000.000 dan jatuh tempo tanggal 15 juni 2015, kita bayar tanggal 16 Juni 2015 sebesar 1.000.000 atau 999.999 atau 100.000 maka akan timbul tambahan tagihan ( Interest charges/bunga + biaya keterlambatan) sebesar masing-masing 3,5% x 1.000.000.

      Kalau @sharonresse merasa tidak termasuk kategori kasus 2 atau 3, bisa menghubungi CS penerbit kartu kredit melalui no telf yang ada dibelakang kartu kredit untuk komplain dan meminta agar tagihan interest charges bisa di nolkan..
      demikian penjelasan singkat saya, semoga bermanfaat.

      Note :
      – besaran bunga 3,5% hanya sebagai permisalan, tergantung dari bank penerbit kartu kredit (Biasanya 3 % – 3,5 % )

  6. saya ada di New Zealand dan saya memegang kartu MasterCard BNI,klu saya ambil uang di New Zealand apakah di kenakan pajak yang mahal? karena saya tidak daftar sebelum saya ke New Zealand?

    • Terima Kasih Sudah Mampir ke blog saya,

      terkait pertanyaan diatas, masih belum jelas yang dimaksud dengan Kartu Matercard BNI itu apakah kartu kredit atau kartu ATM ?
      dan ambil uang yang di maksud apakah di ATM atau Bank ?
      Misal kasusnya : kartu itu adalah kartu kredit dan ambil uang di atm, maka akan ada biaya sesuai ketentuan dr penerbit kartu tersebut berupa :
      1. biaya penarikan di atm (Biasanya sekitar 3-5 %)
      2. selisih kurs ( selisih kurs antara bank pemilik mesin atm dan bank penerbit kartu kredit)

      Demikian, semoga bisa sedikit memberikan penjelasan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s